Halaman

Thursday, April 16, 2015

Guru itu..

Menjadi seorang guru sejak awal adalah pilihan penulis. Pilihan yang diarahkan dan dibentuk oleh karakter keluarga sejak kecil, meskipun penulis sebenarnya lebih tertarik dengan hal-hal yang terkait dengan dunia medis.

Guru? Ya, pengajar dan pendidik. Mengapa penulis memilih melanjutkan amanah yang diembannya hingga sekarang ini?



Guru = Model

Tidak berhasil menjadi model kelas dunia yang bebas berlenggak-lenggok di catwalk ?
Cukup jadilah seorang guru! 
Jika jadwal model berpentas di panggung catwalk tidak tentu, maka seorang guru hampir dipastikan setiap hari bebas "berlenggak-lenggok" di panggung kelas. Setiap mata siswa memandang kami, para guru. Mereka akan belajar bagaimana cara berjalan kita, bagaimana mimik wajah kita, bagaimana intonasi kalimat yang kita ucapkan, segala penampilan yang melekat kepada kita!

Guru = Sahabat

Menjadi guru tidak jauh beda dengan menjadi sahabat yang baik bagi anak didik kita.

Pernah baca kalimat berikut dalam novel karya Habiburrahman El Szirazy?
Wong bersahabat kok hitung-hitungan mikir untung rugi. Kau harus tahu bahwa selama kau jadi orang baik, maka bersahabat denganmu adalah keuntungan dan barakah bagiku. Karena dengan mengingatmu maka aku akan ingat kebaikan & prestasimu, itulah yg menjadi semangat bagiku untuk terus berusaha menjadi manusia yg baik."

to be continued
Read More..